Ingin ajarkan anak berinvetasi? Begini tip dari perencana keuangan

Jumat, 07 Februari 2020 | 04:30 WIB   Reporter: Tri Sulistiowati
Ingin ajarkan anak berinvetasi? Begini tip dari perencana keuangan


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Enggak ada salahnya, para orangtua mengajari anak berinvestasi sejak dini. Dengan begitu, anak bisa merealisasikan keinginannya sendiri tanpa tergantung kepada orangtua.

Anda ingin buah hati mulai hidup mandiri dan terbiasa mengelola uang? Kalau begitu, sebaiknya segera ajari anak Anda untuk mulai berinvestasi sejak dini.

Agustina Fitria, Financial Planner OneShildt, mengatakan, Anda bisa mulai mengajarkan dan mengajak anak berinvestasi saat mereka beranjak remaja.

Baca Juga: Ingin mengajak anak mulai menabung? Simak dulu tips dari para financial planner

Biasanya, para remaja gemar mengoleksi barang-barang tertentu. Anda bisa meminta mereka untuk belanja barang koleksi dengan uang pribadinya.

Alih-alih menabung di bank, Anda bisa mengedukasi anak untuk menginvestasikan sebagian uang jajannya. Namun, Anda harus menjelaskan terlebih dahulu, apa itu investasi.

Widya Yuliarti, Financial Planner Finansialku.com, menyarankan untuk mulai mengajak anak berinvestasi ketika berusia 18 tahun ke atas. "Anak sudah mengerti uang dan lebih mudah untuk mengenal dan belajar berinvestasi," katanya.

Baca Juga: Merasa mulai kesulitan bayar cicilan utang usaha, simak saran anti gagal bayar ini

Sebelumnya, Anda harus mengajak ngobrol anak untuk membuat tujuan berinvestasi. Ini bisa jadi penyemangat si anak untuk menyisihkan uang jajannya.

Selain itu, tujuan tersebut mempermudah Anda dan anak menentukan jenis investasi yang hendak dipilih. Lalu, jenis investasi apa sih yang cocok untuk anak-anak?

Fitri menyarankan, Anda bisa mengarahkan anak untuk berinvestasi di deposito karena nilai keuntungan yang ditawarkan fix. Dengan begitu, anak akan lebih mudah menghitung keuntungan yang akan dia tuai.

Baca Juga: Dana pensiun tak cuma penting bagi pekerja, pebisnis pun butuh

Sebelum membuka deposito, Anda pastikan anak sudah mempunyai rekening bank dan memiliki KTP. Anda pun bisa menuntun anak untuk membuka deposito sendiri via online agar praktis.

Opsi lainnya, Anda bisa mengajarkan anak untuk mulai berinvestasi reksadana. Produk ini cocok untuk anak remaja karena modal investasinya cukup murah yakni mulai puluhan ribu rupiah saja

Tidak hanya itu, anak bisa membeli reksadana secara online melalui aplikasi atau e-commarce. Selamat mengarahkan anak Anda untuk berinvetasi sejak dini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tri Sulistiowati

Terbaru