KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Libur panjang kembali tiba. Anda mungkin sudah mempersiapkan rencana jalan-jalan atau berwisata di libur Imlek tahun ini.
Agar liburan berjalan tenang dan lancar, penting melakukan persiapan matang sebelum bepergian. Termasuk di antaranya memastikan perlindungan asuransi perjalanan yang sesuai kebutuhan.
Maklum, ada risiko yang bisa muncul dalam perjalanan di saat libur panjang, di mana biasanya ramai orang berlibur. Mulai dari keterlambatan penerbangan, kehilangan bagasi, hingga gangguan kesehatan yang tak terduga.
Baca Juga: Libur Panjang Akhir 2025 Mulai Besok Kamis (25/12), Cek Tanggal Merah & Cuti Bersama
Head of Travel Management & Direct Retail Sompo Indonesia Maria Susana menuturkan, ada beberapa hal yang harus dipastikan sebelum melakukan perjalanan libur panjang, agar liburan berjalan tenang dan lancar.
Pertama, pastikan tiket dan akomodasi telah terkonfirmasi. Selain itu, simpan dokumen penting seperti identitas, tiket perjalanan, dan reservasi hotel secara aman, baik dalam bentuk fisik maupun digital.
Kedua, calon pelancong disarankan mengecek kembali jadwal transportasi dan akomodasi beberapa hari sebelum keberangkatan. Ini perlu dilakukan guna mengantisipasi perubahan mendadak.
Baca Juga: Ada Libur Imlek Feb 2026: Cek Jadwal Tanggal Merah & Cuti Bersama untuk Libur Panjang
Maklum saja, kepadatan arus perjalanan saat libur panjang berpotensi memicu penyesuaian jadwal yang dapat berdampak pada rencana perjalanan.
Ketiga, aspek perlindungan finansial juga tak kalah penting. Ada baiknya, pelancong memiliki asuransi perjalanan.
Asuransi perjalanan dapat memberikan manfaat perlindungan medis darurat, santunan akibat keterlambatan atau pembatalan perjalanan, hingga penggantian atas kehilangan atau kerusakan bagasi.
Baca Juga: September 2025 Tiba, Siap-Siap Libur Panjang, Cek Tanggal Merah & Cuti Bersama
Nah, kalau Anda membeli asuransi untuk perjalanan liburan Anda, bacalah polis secara cermat. Ini perlu dilakukan agar nasabah memahami cakupan manfaat, batas pertanggungan, serta masa berlaku perlindungan.
Pastikan periode asuransi aktif sejak hari keberangkatan hingga kembali ke rumah untuk menghindari celah perlindungan.
Maria menambahkan, kesiapan menghadapi risiko merupakan bagian dari perencanaan liburan. “Menjadikan asuransi perjalanan sebagai bagian dari perencanaan liburan adalah bentuk perlindungan diri dan keluarga,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (13/2/2026).
Baca Juga: Liburan Nataru 2025/2026 Berakhir, Kapan Ada Libur Panjang Lagi? Simak Jadwalnya
Sompo Indonesia menyebut, masyarakat bisa memanfaatkan promo untuk memperoleh perlindungan optimal dengan premi yang lebih terjangkau. Strategi ini dinilai dapat membantu wisatawan mengalokasikan anggaran secara lebih efisien tanpa mengurangi kualitas perlindungan.
Dengan perencanaan yang matang dan perlindungan asuransi yang tepat, perjalanan selama libur panjang diharapkan dapat berlangsung lebih tenang.
Selanjutnya: Konektivitas Digital Jadi Fokus Bisnis Layanan Perjalanan Internasional
Menarik Dibaca: 15 Makanan Diet yang Mengenyangkan untuk Menggantikan Nasi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News