Investasi Emas untuk Pemula: Cara Simpan Aset Agar Tetap Cuan Saat Inflasi Menanjak

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:09 WIB
Investasi Emas untuk Pemula: Cara Simpan Aset Agar Tetap Cuan Saat Inflasi Menanjak

ILUSTRASI. Investasi Emas untuk Pemula: Cara Simpan Aset Agar Tetap Cuan Saat Inflasi Menanjak. (ANTARA FOTO/Putra M. Akbar)


Sumber: Logam Mulia Antam,Sahabat Pegadaian  | Editor: Tiyas Septiana

KONTAN.CO.ID -  Emas batangan tetap menjadi primadona bagi masyarakat Indonesia yang ingin mengamankan kekayaan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Sifatnya yang tahan terhadap inflasi menjadikan emas sebagai instrumen safe haven paling stabil untuk menjaga nilai aset dalam jangka panjang.

Namun, bagi para pemula, memulai investasi emas bukan sekadar membeli lalu menyimpan, melainkan memerlukan strategi yang tepat agar keuntungan yang didapat bisa optimal.

Baca Juga: Keuangan Keluarga Aman: Begini Cara Tentukan Dana Darurat Tepat

Melansir laman Antam Logam Mulia, kunci utama dalam investasi emas adalah kesabaran. Instrumen ini sangat ideal bagi mereka yang memiliki orientasi keuangan jangka panjang, seperti untuk kebutuhan dana pendidikan atau dana pensiun dalam kurun waktu 5 hingga 10 tahun ke depan.

Semakin lama emas disimpan, semakin besar potensi pertumbuhan nilai yang didapatkan oleh pemiliknya.

Memahami Mekanisme Kerja Investasi Emas

Sebelum memutuskan untuk mengalokasikan dana, investor wajib memahami cara kerja aset berkilau ini. Tidak seperti instrumen saham yang fluktuasinya bisa sangat tajam dalam hitungan jam, emas bergerak lebih tenang namun pasti.

Mengutip penjelasan dari Sahabat Pegadaian, keuntungan dalam investasi emas diperoleh melalui selisih harga antara waktu membeli dan waktu menjual kembali, atau yang sering disebut dengan istilah buyback.

Prinsip dasarnya sederhana: beli saat harga sedang terkoreksi atau stabil, dan jual saat harga telah mencapai level tertinggi yang diharapkan.

Terdapat beberapa opsi bagi investor pemula untuk mulai mengoleksi emas, antara lain:

  • Pembelian Fisik Secara Langsung: Membeli emas batangan di gerai resmi dan menyimpannya secara mandiri.
  • Tabungan Emas Digital: Menitipkan sejumlah dana untuk dikonversi menjadi saldo emas mulai dari nominal terkecil, sehingga cocok bagi mereka yang ingin mencicil aset secara rutin.

Panduan Membeli Emas Antam bagi Investor Baru

Keamanan dalam bertransaksi adalah prioritas utama. Mengingat nilai emas yang cukup tinggi, pastikan setiap proses dilakukan melalui kanal yang terverifikasi untuk menghindari risiko pemalsuan atau penipuan.

Berdasarkan panduan resmi dari Antam Logam Mulia, berikut adalah langkah-langkah praktis bagi pemula:

  • Tetapkan Target Gramasi: Tentukan berapa gram emas yang ingin dicapai dalam satu tahun untuk memotivasi kedisiplinan menabung.
  • Pantau Harga Harian: Rutin memeriksa harga emas harian melalui situs resmi untuk mengetahui tren pasar sebelum mengeksekusi pembelian.
  • Gunakan Kanal Resmi: Lakukan transaksi melalui Butik Emas Logam Mulia atau layanan perbankan dan pegadaian yang memberikan sertifikat keaslian fisik emas.
  • Siapkan Brankas atau SDB: Jika memilih menyimpan emas fisik di rumah, pastikan memiliki brankas yang aman atau gunakan jasa Safe Deposit Box di bank untuk perlindungan maksimal.

Tonton: Presiden Prabowo Panggil Tokoh dan Pimpinan Ormas Islam ke Istana, Ini yang Dibahas

Mengelola Risiko dan Likuiditas

Salah satu keunggulan emas dibandingkan aset properti adalah tingkat likuiditasnya yang tinggi.

Menurut Sahabat Pegadaian, emas sangat mudah diuangkan kembali saat terjadi kebutuhan dana darurat yang mendesak. Hampir semua lembaga keuangan dan toko emas menerima penjualan kembali dengan prosedur yang relatif cepat.

Namun, investor juga perlu waspada terhadap biaya spread atau selisih harga jual dan harga beli. Karena adanya selisih ini, emas tidak direkomendasikan untuk investasi jangka pendek di bawah satu tahun karena keuntungan yang didapat mungkin belum mampu menutupi biaya spread tersebut.

Dengan manajemen penyimpanan yang baik dan konsistensi dalam memantau harga pasar, emas dapat menjadi benteng pertahanan finansial yang tangguh bagi keluarga Anda di masa depan.

Selanjutnya: Purbaya Perkirakan Anggaran Program Gentengnisasi Tak Sampai Rp 1 Triliun

Menarik Dibaca: Desain iPhone 17e: Bezel Tipis dan Charger Super Cepat Menanti

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru