KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Zaman sekarang, sekadar kaya tujuh turunan tidak cukup. Para orang kaya idealnya juga perlu memiliki asuransi yang bisa memberikan perlindungan hingga tujuh turunan.
Saat ini sudah ada beberapa perusahaan asuransi yang menawarkan produk asuransi multigenerasi. Yang terbaru, ada Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, yang meluncurkan Manulife Multigenerational Income Assurance+ (Manulife Ultima+).
Sesuai namanya, produk asuransi ini bisa digunakan untuk perencanaan warisan lintas generasi, memberikan perlindungan berkelanjutan, hingga memberi pendapatan rutin.
Baca Juga: Manulife Indonesia Catat Total Aset Capai Rp 62,73 Triliun per Juni 2025
“Produk ini bukan hanya sekadar produk asuransi, tetapi juga solusi strategis bagi keluarga berpendapatan tinggi di Indonesia yang ingin memastikan bahwa warisan, dan kesejahteraan keluarga mereka terjaga dari generasi ke generasi,” kata Novita Rumngangun, Wakil Presiden Direktur & Deputy CEO PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, dalam keterangan resmi.
Manulife Indonesia menyebut nasabah bisa menggunakan produk ini untuk melindungi aset, mengatur distribusi kekayaan, hingga memastikan kesinambungan pendapatan bagi anak dan cucu.
Lantaran bertujuan untuk memberikan perlindungan lintas generasi, Manulife Ultima+ dilengkapi dengan fitur transfer Pemegang Polis dan transfer Tertanggung. Ini memungkinkan nasabah menyesuaikan perlindungan sesuai dengan perubahan dinamika keluarga.
Baca Juga: Allianz Beberkan Sejumlah Tantangan di Lini Asuransi Rekayasa hingga Akhir 2025
Misal, orangtua atau kakek-nenek membeli perlindungan untuk anak atau cucu sebagai bagian dari perencanaan warisan atau transfer kekayaan. Jadi, nasabah dapat menentukan secara bebas kapan dan kepada siapa kekayaan dapat diwariskan.
Karena itu, nasabah yang membeli produk ini dimungkinkan tidak melakukan pemeriksaan medis. Batas usia juga masuk hingga 80 tahun, sehingga bisa digunakan bagi nasabah yang merencanakan perlindungan di usia lanjut.
Produk ini juga dirancang agar perlindungan tetap berlanjut meskipun terjadi risiko meninggal dunia. Polis tidak berhenti, dan manfaat tunai tetap akan dibayarkan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Manulife Ultima+ juga memberi proteksi jangka panjang hingga usia 120 tahun.
Baca Juga: Hadapi Tantangan Pertumbuhan Aset, Begini Strategi Manulife Indonesia
Manulife mendesain dua skema pembayaran premi untuk produk ini. Nasabah dapat membayar sekaligus di awal atau melakukan pembayaran secara berkala selama tiga atau lima tahun.
Manulife Ultima+ memberikan manfaat tunai yang dibayarkan secara bulanan, sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan keuangan dan tahap kehidupan. Semakin tinggi premi yang dipilih, semakin besar pula potensi manfaat yang dapat diterima.
Manulife bekerjasama dengan Bank DBS Indonesia dalam menawarkan produk ini. “Melalui solusi proteksi seperti Manulife Ultima+, kami membantu nasabah mengambil keputusan finansial yang tepat, terencana dan terintegrasi serta didukung keahlian pasar, data insight yang cepat dan mendalam,” ujar Melfrida Gultom, Director Consumer Banking Group Bank DBS Indonesia.
Baca Juga: Prudential: Inflasi Medis Berpotensi Jadi Tantangan Asuransi Kesehatan hingga 2026
Manulife dan Bank DBS Indonesia menyasar nasabah super kaya alias high net worth individual (HNWI) lewat produk ini. Apalagi, segmen masyarakat ini diprediksi akan terus bertambah. Laporan The Wealth Report Segment Wealth Sizing Model 2024 dari Knight Frank Global memproyeksikan hingga 2028, populasi ultra high net worth akan bertumbuh 34,1%.
Selanjutnya: Mirae Asset Tetap Yakin IHSG Bisa Tembus 10.500 pada Akhir 2026
Menarik Dibaca: Rumah Terlihat Murahan karena Tanaman Palsu? Ini Kata Ahli Desainer Interior
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News