Apa itu generasi sandwich? Inilah beban keuangan yang harus ditanggung

Kamis, 25 November 2021 | 16:01 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
Apa itu generasi sandwich? Inilah beban keuangan yang harus ditanggung

ILUSTRASI. Ilustrasi keuangan generasi sandwich. KONTAN/Muradi/2017/01/04

Orang dewasa yang merupakan bagian dari generasi sandwich maksudnya mereka yang memiliki orang tua yang masih hidup berusia 65 tahun atau lebih dan membesarkan anak di bawah usia 18 tahun.

Mereka yang disebut generasi sandwich adalah sebagian besar berusia paruh baya. Rinciannya menurut penelitian sebanyak 71% dari kelompok berusia 40 hingga 59 tahun. 

Berikutnya 19% lainnya berusia di bawah 40 tahun dan 10% berusia 60 tahun ke atas. Pria dan wanita memiliki kemungkinan yang sama untuk menjadi anggota generasi sandwich. 

Di Amerika Serikat sendiri, orang keturunan Amerika Latin atau Hispanik lebih banyak berpeluang menjadi generasi sandwich ketimbang kulit hitam dan kulit putuh. 

Ini karena dalam keluarga mereka, umumnya masih tinggal serumah dengan orang tua dan tentunya anak-anak mereka. 

Baca Juga: Ini Dia yang Harus Dilakukan agar Beban Sandwich Generation Menjadi Ringan

Seorang Aging and Elder Care Expert bernama Carol Abaya membagi generasi sandwich menjadi tiga ciri berdasarkan perannya. Berikut pembagiannya:

1. The Club Sandwich Generation

Orang dewasa berusia 30 hingga 60 tahun yang dihimpit oleh beban orang tua, anak, cucu dan atau nenek kakek. 

2. The Open Faced Sandwich Generation

Siapapun yang terlibat dalam pengasuhan orang lanjut usia, namun bukan merupakan pekerjaan profesionalnya, misal pengurus panti jompo termasuk ke dalam kategori ini.

3. The Traditional Sandwich Generation

Orang dewasa berusia 40 hingga 50 tahun yang dihimpit oleh beban orang tua berusia lanjut dan anak-anak yang masih membutuhkan finansial.

Selanjutnya: Jumlah kematian akibat COVID-19 di Jerman melewati 100.000 kasus

Editor: Virdita Ratriani
Terbaru