Ini 5 Tips Irit Konsumsi BBM Saat Harganya Naik

Rabu, 13 April 2022 | 16:07 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
Ini 5 Tips Irit Konsumsi BBM Saat Harganya Naik

ILUSTRASI. Ilustrasi tips irit konsumsi BBM. KONTAN/Baihaki


KONTAN.CO.ID -Jakarta. Harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax mulai 1 April 2022 naik menjadi Rp 12.500 per liter. Sebelumnya harga Pertamax hanya Rp 9.000 per liter.

Hal itu membuat, banyak pengguna Pertamax beralih ke Pertalite karena harganya yang lebih murah. 

Selain beralih menggunakan BBM yang harganya lebih murah, ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar konsumsi BBM menjadi lebih irit. 

Baca Juga: Tidak Hanya Tambah Kuota, Pemerintah Beri Sinyal Naikkan Harga BBM Subsidi

5 Tips Irit Konsumsi BBM 

Dikutip dari keterangan resmi Duitpintar.com, pialang asuransi yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), berikut adalah tips irit konsumsi BBM yang bisa dilakukan:

1. Hemat BBM dengan naik angkutan umum

Langkah pertama dalam melakukan hemat BBM adalah mengurangi pemakaian bahan bakar pada kendaraan pribadi.

Hal ini bisa dilakukan dengan naik angkutan umum jika harus berpergian ke tempat-tempat yang mudah dan murah jika diakses dengan angkutan umum. 

Selain itu, Anda juga bisa beralih menggunakan sepeda atau berjalan kaki saat pergi ke tempat yang dekat. Selain menghemat BBM, langkah ini juga bisa menyehatkan tubuh.

Baca Juga: Pertamina NRE Bersama Hyet Solar Kembangkan PV Foil di Tanah Air

2. Jaga kondisi mesin dengan servis berkala

Kondisi kendaraan yang buruk akan membuat penggunaan BBM menjadi lebih banyak dari biasanya. Karena itu, penting bagi pemilik mobil melakukan servis kendaraan secara rutin.

Beberapa komponen seperti busi, sensor udara, filter bensin hingga bearing harus rutin diganti agar mesin bekerja dengan efisien. Nah, pergantian komponen mesin yang sudah aus dan memang perlu diganti juga akan memengaruhi efisiensi bahan bakar. 

Selain lebih hemat bahan bakar, mesin yang dirawat secara berkala akan lebih hemat dikarenakan kerusakan yang terjadi tidak terlalu berat.

Baca Juga: Dewan Energi Nasional: Penyalahgunaan BBM Subsidi Mesti Dicegah

Editor: Virdita Ratriani

Terbaru