IHSG hari ini berpeluang menguat tapi rawan profit taking

Selasa, 27 Oktober 2020 | 06:48 WIB   Reporter: Nur Qolbi
IHSG hari ini berpeluang menguat tapi rawan profit taking

ILUSTRASI. IHSG menguat 0,62% ke level 5.144,05 pada Senin (26/10).

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,62% ke level 5.144,05 pada perdagangan Senin (26/10). Sebanyak 225 saham menguat, 188 saham turun, dan 170 saham stagnan harganya.

Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony mengatakan, kenaikan IHSG pada hari ini didorong oleh laju saham perbankan, properti, dan produsen crude palm oil (CPO). Sementara Analis BCA Sekuritas Achmad Yaki menilai, kinerja emiten perbankan per kuartal III-2020 yang lebih baik dari ekspektasi menjadi pemacu kenaikan IHSG.

Untuk perdagangan Selasa (27/10), Chris memprediksi, IHSG masih berpeluang bergerak positif. "Ini seiring dengan dirilisnya kinerja emiten perbankan yang dapat menyebabkan harga sahamnya kembali meningkat," kata dia kepada Kontan.co.id, Senin (26/10).

Selain itu, IHSG juga akan mendapat pengaruh dari kenaikan harga CPO dan nilai tukar rupiah yang menguat. Chris memperkirakan, IHSG akan bergerak dengan support di level 5.125 dan resistance 5.180.

Baca Juga: Menguat tipis hari ini, kurs rupiah berpotensi koreksi pada Selasa (27/10)

Yaki juga memprediksi, IHSG pada hari ini berpeluang kembali menguat, tetapi rawan adanya aksi ambil keuntungan (profit taking). Ia memperkirakan, support IHSG berada di level 5.053 dengan resistance di 5.180.

"Sentimen pendorongnya berasal dari optimisme investor terhadap laporan keuangan emiten kuartal III-2020," kata Yaki. Akan tetapi, pergerakan IHSG juga akan mendapat pengaruh dari rilis data ekonomi Indonesia dan pemilu Amerika Serikat (AS) pada pekan depan.

Baca Juga: IHSG positif, 7 indeks sektoral ijo bahkan ada yang naik lebih 3%

Untuk esok hari, Yaki menyarankan investor untuk mencermati sejumlah saham yang berpotensi naik, yaitu PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR).

Sementara Chris menilai, saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP), PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) adalah empat saham yang pergerakannya patut dicermati esok hari.

Baca Juga: IHSG menguat 0,62% di akhir perdagangan Senin (26/10), asing mencatat net buy

Editor: Khomarul Hidayat


Terbaru