HOME

Biar tetap aman saat ditinggal

Senin, 08 Agustus 2016 | 10:00 WIB   Reporter: Melati Amaya Dori
Biar tetap aman saat ditinggal

JAKARTA. Anda termasuk orang yang sering meninggalkan rumah dalam keadaan kosong? Mungkin Anda dan keluarga secara rutin berlibur ke luar kota atau ke luar negeri dalam jangka waktu cukup lama.

Kalau ya, salah satu hal yang penting Anda lakukan adalah memastikan rumah aman saat ditinggal bepergian. Meninggalkan rumah dalam waktu lama sangat berisiko. Kebakaran maupun pencurian saat rumah kosong adalah risiko paling nyata yang harus Anda hadapi.

Anda tentu enggak menginginkan risiko itu terjadi. Makanya, berbagai persiapan seperti memastikan sepert pintu dan jendela tertutup dan terkunci. Lalu, melepas semua aliran listrik alat elektronik dan selang gas untuk mengurangi risiko kebakaran. Demi menjamin keamanan, tidak ada salahnya menitipkan rumah kepada tetangga yang kebetulan enggak mudik. Kalau perlu, pasang kamera closed circuit television alias CCTV.

Berbagai langkah itu adalah persiapan umum bagi Anda yang akan meninggalkan rumah dalam waktu lama. Namun, peribahasa mengatakan, untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Meski sudah berjaga-jaga, risiko bisa tetap menimpa Anda.

Karena itu, tidak ada salahnya Anda mulai mempertimbangkan perlindungan rumah dan isi rumah dari berbagai risiko yang ada melalui produk asuransi.

Para perencana keuangan mengatakan, saat meninggalkan rumah dalam waktu yang cukup lama, risiko terhadap rumah dan isinya semakin meningkat. "Risiko ini bisa dikurangi dengan membeli asuransi rumah," kata Tejasari, perencana keuangan Tatadana Consulting.

Namun, kebutuhan produk asuransi sejatinya bukan hanya saat Anda mudik. Maklum, risiko terhadap rumah dan isinya bisa terjadi setiap saat, kapan saja bahkan saat Anda berada di rumah.

Padahal, rumah bukan hanya  sekadar tempat berlindung dari panas maupun hujan. Sebagai aset yang berharga, rumah dan isinya juga menjadi instrumen investasi yang nilainya bisa terus meningkat.

Sebagai sebuah aset yang mengandung nilai investasi, rumah memiliki berbagai risiko. Risiko kebakaran, gempa bumi,  dan tanah longsor bisa mengakibatkan Anda kehilangan aset ataupun nilai investasi turun. Begitu pula risiko pencurian bisa mengakibatkan Anda kehilangan benda berharga.

Jika Anda memiliki dana berlimpah di perbankan, musibah kebakaran rumah atau pencurian mungkin tidak terlalu menjadi masalah besar. Namun, bagi yang koceknya pas-pasan, kehilangan harta benda ataupun rumah bisa menjadi petaka yang membikin orang putus asa.

Berbeda masalahnya jika Anda memiliki asuransi properti. Perusahaan asuransi akan memberikan penggantian uang kepada Anda saat rumah terkena risiko yang dijamin. Anda tak perlu pusing dua kali saat rumah terkena musibah.

Silakan pertimbangkan, kira-kira Anda perlu asuransi rumah atau tidak?

Editor: Harris Hadinata


Terbaru