HOME

Begini cara mengatur gaji UMR agar tak sampai berhutang

Rabu, 15 Juli 2020 | 19:27 WIB   Reporter: Tri Sulistiowati
Begini cara mengatur gaji UMR agar tak sampai berhutang

ILUSTRASI. Ilustrasi. Mengatur gaji UMR agar tidak sampai berhutang saban bulannya.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anda tergolong orang-orang yang menerima gaji UMR saban bulannya? Jangan sedih, berikut cara mengatur gaji UMR agar tetap bisa hidup cukup.

Jangan bersedih hati bila saat ini Anda menerima gaji UMR (Upah Minimum Regional) saban bulannya. Fitri Agustina, Financial Planner OneShildt mengatakan seseorang dengan gaji setara Upah Minumum Regional (UMR) tetap bisa hidup cukup.   

Widya Yuliarti, Financial Planner Finansialku.com, menyarankan setiap orang harus pintar mengatur gaji yang diterima. Tujuannya, Agar Anda tidak sampai merasa kekurangan dan berujung terlilit utang.

Baca Juga: Begini cara mengatur uang pesangon untuk Anda yang baru kena PHK

Kedua ahli perencana keuangan ini menyarankan empat langkah berikut ini untuk mengatur gaji UMR.  

Pertama, Anda sisihkan sekitar 30% dari total gaji untuk pengeluaran produktif. Widya menjelaskan pengeluaran produktif adalah pengeluaran untuk memenuhi tabungan atau investasi.

"Dana tersebut dipakai untuk tabungan dana darurat, liburan, dan investasi," katanya. Nominal pembagiannya bisa Anda sesuaikan dengan keinginan. 

Kedua, Anda alokasikan sekitar 20% dari gaji untuk membayar premi asuransi kesehatan. Ini bisa dilakukan bila Anda tidak mendapatkan fasilitas asuransi dari perusahaan.

Kalau Anda menjadi tulang punggung keluarga, sebaiknya gunakan dana tersebut untuk membeli asuransi jiwa. Agar, kehidupan keluarga tetap terjamin meskipun Anda sudah tiada.

Opsi lainnya, menurut Fitri, dana tersebut bisa juga digunakan untuk membayar cicilan utang kendaraan. Selain itu, Anda juga dapat gunakan untuk membayar utang kartu kredit.

Ketiga, Anda ambil sekitar 10% dari total gaji untuk anggaran sedekah bulanan.

Keempat, Anda manfaatkan 40% dari gaji untuk mencukupi seluruh biaya konsumsi sehari-hari. "Dana tersebut sudah termasuk untuk membayar sewa kos, makan, dan entertaiment," kata Widya. 

Baca Juga: Sebelum kalap belanja dengan cicilan tetap kartu kredit, simak dulu tips berikut ini

Editor: Tri Sulistiowati


Terbaru