Selisih harga emas Antam dan harga buyback Rp 105.000, untung atau buntung?

Kamis, 02 Desember 2021 | 04:50 WIB   Reporter: Hasbi Maulana
Selisih harga emas Antam dan harga buyback Rp 105.000, untung atau buntung?

ILUSTRASI. Selisih harga emas Antam dan harga buyback Rp 105.000, untung atau buntung? . ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/aww.

KONTAN.CO.ID - Rabu (1/12) harga emas batangan Antam bersertifikat di Butik Emas, Logam Mulia, PT Aneka Tambang  (ANTM) turun Rp. 5.000 per gram, dari Rp. 930.000 per gram sebelumnya menjadi Rp. 925.000 per gram.

Di sisi lain, harga pembelian kembali (buyback) emas Antam oleh Logam Mulia turun Rp. 6.000 per gram, dari Rp. 826.000 per gram menjadi Rp. 820.000 per gram. Dengan demikian, selisih harga emas dengan harga buyback hari ini adalah Rp 105.000 per gram.

Selama ini Antam menetapkan dua harga emas batangan, yaitu harga emas dan harga pembelian kembali (buyback).

Baca Juga: Aset obligasi jawara, saham menyusul jelang akhir tahun

Harga emas yang tertera di atas adalah harga yang berlaku saat kita membeli emas dari outlet Logam Mulia. Harga buyback adalah harga yang berlaku pada saat kita menjual emas ke outlet Logam Mulia.

Jadi, jika Anda membeli emas dari Antam pagi kemarin, Anda harus membayar Rp 925.000 per gram. Jika karena alasan tertentu Anda tiba-tiba membutuhkan uang begitu mendesak sehingga terpaksa menjual kembali emas tersebut pada sore atau sore harinya, jangan heran jika emas Anda hanya dihargai Rp 820.000 per gram oleh Logam Mulia.

Kedua jenis harga emas tersebut perlu dicermati oleh siapa saja jika memang benar-benar serius ingin menjadi investor emas batangan. Tanpa memperhitungkan perbedaan antara kedua harga, investor emas mungkin salah menghitung potensi untung dan rugi.

Baca Juga: Bisnis uang elektronik diramaikan pemain baru

Dengan adanya selisih antara harga jual dan harga beli (spread), emas hanya cocok untuk investasi jangka panjang. Dalam jangka panjang, kami mengharapkan harga emas naik jauh lebih tinggi sehingga dapat menutupi selisih antara harga jual dan harga beli kembali, serta memberikan keuntungan.

Sebagai gambaran, berikut ini adalah perhitungan potensi untung/rugi jika investor emas di-bully dalam jangka waktu tertentu.

  • Membeli emas Antam pada 24 November 2021 (Rp 929.000 per gram) = -11,73% (rugi)
  • Membeli emas Antam pada 01 November 2021 (Rp 924.000 per gram) = -11,26% (rugi)
  • Membeli emas Antam pada 01 September 2021 (Rp 941.000 per gram) = -12,86% (rugi)
  • Membeli emas Antam pada 01 Juni 2021 (Rp 965.000 per gram) = -15,03% (rugi)
  • Membeli emas Antam pada 01 Maret 2021 (Rp 923.000 per gram) = -11,16% (rugi)
  • Membeli emas Antam pada 01 Desember 2020 (Rp 938.000 per gram) = -12,58% (rugi)
  • Membeli emas Antam pada 01 September 2020 (Rp 1.026.000 per gram) = -20,08% (rugi)
  • Membeli emas Antam pada 01 Juni 2020 (Rp 914.000 per gram) = -10,28% (rugi)
  • Membeli emas Antam pada 01 Maret 2020 (Rp 806.000 per gram) = 1,74% (untung)

Kalkulasi di atas belum memperhitungkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan biaya materai Rp 6.000.

Selanjutnya: Bisnis Es Krim Tetap Nikmat, Campina (CAMP) Bidik Omzet Rp 1 Triliun

Editor: Hasbi Maulana
Terbaru