KONTAN.CO.ID - Ketika membicarakan pengelolaan keuangan, istilah "menabung" dan "berinvestasi" sering kali digunakan secara bergantian.
Namun, keduanya memiliki tujuan, risiko, dan potensi keuntungan yang sangat berbeda. Memahami perbedaan mendasar ini adalah langkah krusial untuk membuat keputusan finansial yang tepat, baik untuk tujuan jangka pendek maupun jangka panjang.
Berikut informasi tentang apa itu menabung dan ivestasi, dirangkum dari situs edukasi investasi, Investopedia.
Baca Juga: Demonstrasi Berlanjut, Prabowo Minta Masyarakat Tenang dan Percaya Pemerintah
Apa Itu Menabung?
Menabung adalah tindakan menyisihkan uang di tempat yang aman dan mudah diakses, seperti rekening tabungan atau rekening giro.
Tujuan utama menabung adalah untuk kebutuhan jangka pendek, biasanya untuk satu hingga tiga tahun ke depan, seperti dana darurat, liburan, atau uang muka pembelian besar.
Karena tujuannya adalah keamanan dan ketersediaan, menabung memiliki risiko yang sangat rendah, dengan pengembalian yang didapat dari bunga juga sangat minim.
Apa Itu Berinvestasi?
Berinvestasi adalah tindakan menggunakan uang untuk membeli aset dengan harapan nilai aset tersebut akan tumbuh seiring waktu.
Berinvestasi ditujukan untuk tujuan jangka panjang, seperti dana pensiun, pendidikan anak, atau membeli rumah di masa depan.
Instrumen investasi bervariasi, mulai dari saham, obligasi, hingga properti. Berbeda dengan menabung, berinvestasi memiliki risiko yang lebih tinggi, di mana ada potensi nilai aset dapat turun.
Namun, risiko yang lebih tinggi ini diimbangi dengan potensi pengembalian yang jauh lebih besar yang dapat melampaui inflasi.
Tonton: BREAKING NEWS! Presiden AS Donald Trump Temui Zelenskyy dan 7 Pemimpin Eropa
Perbedaan Utama Menabung dan Berinvestasi
Berikut adalah beberapa perbedaan utama antara menabung dan berinvestasi:
- Tujuan dan Jangka Waktu: Menabung lebih cocok untuk tujuan jangka pendek (kurang dari tiga tahun), sementara berinvestasi ideal untuk tujuan jangka panjang (lebih dari lima tahun).
- Risiko dan Pengembalian: Menabung memiliki risiko sangat rendah dengan pengembalian yang kecil. Sebaliknya, berinvestasi memiliki risiko lebih tinggi, tetapi dengan potensi pengembalian yang jauh lebih besar.
- Akses Dana: Dana yang ditabung sangat likuid atau mudah diambil kapan saja. Sementara itu, dana yang diinvestasikan membutuhkan waktu lebih lama untuk dicairkan.
Secara sederhana, menabung adalah tentang keamanan dan ketersediaan, sedangkan berinvestasi adalah tentang pertumbuhan.
Menabung melindungi nilai uang Anda dari inflasi, sementara berinvestasi berupaya meningkatkan nilainya.
Strategi keuangan yang baik akan menggabungkan keduanya: menabung untuk kebutuhan jangka pendek dan berinvestasi untuk mencapai tujuan jangka panjang.
Selanjutnya: Honkai: Nexus Anima - Game Terbaru dari HoYoverse, Simak Info dan Gameplay Perdananya
Menarik Dibaca: Promo Superindo Hari Ini 29-31 Agustus 2025, Telur Omega-Kecap Indofood Harga Spesial
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News