Investasi

Kapan saat yang tepat menabung emas? Ini jawaban Pegadaian

Senin, 19 Oktober 2020 | 07:24 WIB Sumber: Kompas.com
Kapan saat yang tepat menabung emas? Ini jawaban Pegadaian

ILUSTRASI. Menurut Pegadaian, meski harga emas saat ini sedang tinggi-tingginya, namun saat inilah waktu yang tepat menabung emas. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/hp.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kemilau emas saat ini dapat dikatakan sangat mentereng. Lantas, kapan saat yang tepat untuk menabung emas?

Menurut Asisten Manajer II PT Pegadaian (Persero) Rika Gunawan, meski harga emas saat ini sedang tinggi-tingginya, namun saat inilah waktu yang tepat menabung emas. "Kapan tepatnya nabung emas ya sekarang di saat kamu punya uang," ujarnya dalam webinar virtual Festival Youth, Sabtu (17/10/2020). 

Ia mengatakan, harga emas terus meningkat setiap tahun. Selain itu ucapnya, menabung emas juga tidak tergerus oleh inflasi.  Atas dasar itu, Rika menganjurkan kepada masyarakat yang berminat menabung emas untuk segera membeli emas tanpa harus menunggu harga emas tersebut turun. 

"Ketika kita berpikir mau nabung emas tunggu harganya turun, sedangkan kondisi emas justru makin meningkat, akhirnya uang itu enggak ketabung," kata dia. 

Baca Juga: Harga emas hari ini logam mulia Antam di Pegadaian, Senin 19 Oktober 2020

Menurut Rika, banyak orang menabung atau membeli emas dengan tujuan beragam. Misalnya untuk tujuan dana darurat saat dibutuhkan. Selain itu ada juga yang menabung emas untuk kebutuhan naik haji adan umrah, untuk pendiikan anak, bahkan untuk investasi ketika pensiun. 

Dia menambahkan, ketika mendapatkan uang pesangon dan berpikir untuk dialihkan membuka usaha, tak menjamin uang tersebut akan balik modal. Berbeda dengan menabung emas, bisa menjadi dana darurat ditambah lagi harga tiap tahunnya terus naik. 
"Kalau kita buka usaha nanti dengan uang pesangon, belum tentu bisa berhasil usahanya. Karena tak semudah membalikkan tangan," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kapan Waktu yang Tepat Menabung Emas? Ini Kata Pegadaian"
Penulis : Ade Miranti Karunia
Editor : Yoga Sukmana

 

Selanjutnya: Ingin punya tabungan emas? Ini cara tukar sampah jadi tabungan emas di Pegadaian

 

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Terbaru