Ini pentingnya punya dana darurat saat situasi yang tidak pasti

Senin, 09 Agustus 2021 | 17:24 WIB   Reporter: Selvi Mayasari
Ini pentingnya punya dana darurat saat situasi yang tidak pasti

ILUSTRASI. Dalam situasi tidak pasti, membuat perencanaan keuangan menjadi semakin penting, termasuk untuk mempersiapkan dana darurat.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pandemi Covid-19 masih belum berakhir dan belum dapat dipastikan kapan akan berakhir. Ketidakpastian ini membuat perencanaan keuangan menjadi semakin penting, termasuk untuk mempersiapkan dana darurat.

Sesuai dengan namanya, dana darurat hanya digunakan untuk keperluan penting dalam situasi mendesak. Oleh sebab itu, sebaiknya dana darurat disimpan di tempat yang berbeda dengan rekening tabungan yang digunakan untuk keperluan sehari-hari.

Sander Parawira, Founder & CEO Makmur, salah satu agen penjual efek reksadana (APERD) yang telah memiliki izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan, selagi memiliki penghasilan, jangan lupa menyisihkan sebagian untuk dana darurat. Besaran ideal dana darurat yang harus disiapkan menyesuaikan dengan tanggungan pribadi.

"Jika belum punya tanggungan, minimal memiliki dana darurat sebesar 6 kali penghasilan bulanan. Jika sudah punya tanggungan, sebaiknya sebesar 12 kali penghasilan bulanan atau lebih,” kata Sander dalam siaran pers, Senin (9/8).

Baca Juga: Cek kesiapan, ini 3 tanda Anda sudah siap untuk menikah secara finansial

Menurut Sander, ada 4 alasan penting memiliki dana darurat di tengah ketidakpastian. Pertama, menjadi penolong di saat sakit. Saat anggota keluarga ada yang tiba-tiba sakit, dana darurat dapat digunakan dalam situasi yang tidak dapat diprediksi seperti itu.

Mengingat biaya pengobatan yang semakin tinggi, tentu dibutuhkan dana yang tidak sedikit. Terlebih apabila kamu atau keluarga tidak memiliki jaminan kesehatan.

Kedua, menjadi penolong di saat kehilangan pekerjaan. Banyak bisnis yang terdampak pandemi Covid-19 sehingga perusahaan terpaksa melakukan PHK. Makanya, perlu menyiapkan diri untuk menghadapi situasi yang tidak dapat diantisipasi seperti itu.

Dana darurat dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sembari mencari sumber penghasilan baru jika sampai terkena PHK.

Ketiga, menghindari utang/pinjaman online dengan bunga yang tidak wajar Dana darurat juga dapat digunakan saat ada pengeluaran tidak terduga yang cukup besar, seperti memperbaiki kendaraan yang rusak atau membeli pengganti HP yang rusak.

Jangan sampai terpaksa berutang atau mengambil pinjaman online dengan bunga tinggi. Dengan memiliki dana darurat, bisa menutupi pengeluaran tidak terduga tersebut tanpa harus berutang.

Keempat, memiliki perasaan yang aman saat ada musibah. Perasaan aman merupakan perasaan yang tidak ternilai harganya untuk dimiliki saat ada musibah.

Dengan adanya dana darurat, seseorang bisa fokus untuk mengurus dan menyelesaikan masalah tanpa perlu khawatir dengan finansial.

Kata Sander, dalam menyimpan dana darurat, akan lebih baik jika diinvestasikan agar nilainya tidak tergerus inflasi.

"Dana darurat sebaiknya disimpan pada instrumen yang mudah dicairkan, aman dan tentunya berisiko rendah," ujar Sander.

Baca Juga: Kesadaran akan pentingnya dana darurat di AS akibat pandemi Covid-19 kian meningkat

Editor: Khomarul Hidayat
Terbaru