HOME

Ini kebiasaan malas yang bikin keuangan Anda berantakan

Minggu, 08 September 2019 | 06:55 WIB Sumber: Kompas.com

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebagian orang pasti merasa malas melakukan hal-hal tertentu. Namun, orang yang sukses dalam berkarier tidak memiliki alasan untuk bermalas-malasan dalam hidupnya.

Itulah mengapa orang yang sukses selalu berada di puncak kejayaan karena rasa tanggungjawab dan gigihnya dalam bekerja. Tidak sedikitpun mengedepankan rasa malas saat dihadapkan dengan segudang pekerjaan.

Baca Juga: Generasi milenial pun sudah harus memikirkan investasi untuk pensiun

Jika Anda ingin meraih kesuksesan dan tidak perlu pusing masalah keuangan nantinya, sebaiknya jangan membiasakan diri melakukan beberapa kebiasaan malas di bawah ini.

Apa sajakah itu? Seperti dikutip dari Cermati.com, berikut kebiasaan malas yang bikin keuangan Anda berantakan.

1. Tak semangat tingkatkan kualitas diri

Beberapa perusahaan biasanya memberikan pegawainya kesempatan untuk bisa meningkatkan kualitas atau kemampuan mereka. Tawaran yang diberikan bermacam-macam seperti kursus bahasa asing, pelatihan, dan masih banyak lagi lainnya.

Jika Anda adalah salah satu pegawai yang beruntung, jangan malas untuk menerima tawaran itu. Anda harus tahu bahwa ada banyak pegawai yang juga menginginkan tawaran tersebut.

Anda yang tidak bersemangat dan bermalas-malasan dalam meningkatkan kualitas kemampuan diri tentu akan tertinggal jauh di belakang. Kenapa? Karena saat ini, semua perusahaan hanya akan mempertahankan pegawainya yang berkompeten dan memiliki kualitas baik dalam bekerja.

Jadi hilangkan kebiasaan malas, mulailah bersemangat dalam meningkatkan kualitas diri Anda. Jika perlu, perdalam ilmu dan kemampuan Anda dengan mengikuti seminar, workshop, dan sekolah formal lainnya yang mampu menunjang kemampuan Anda.

Baca Juga: Waspadalah, waspadalah! Ini ragam modus pembobolan rekening bank

2. Masih saja malas untuk berinvestasi walau kecil

Investasi itu banyak manfaatnya, antara lain bisa membantu Anda menyiapkan dana pensiun di hari tua, dana Pendidikan, dana kesehatan, membeli rumah impian, dana liburan, dan masih banyak lagi.

Sehingga nantinya Anda tidak perlu bingung untuk mengeluarkan sejumlah uang saat membutuhkannya. Namun, jika Anda malas untuk berinvestasi tentu sangat merugikan keuangan Anda nantinya.

Anda bisa mulai berinvestasi hanya dengan uang Rp100.000, tentu sangat ringan jika Anda memang memiliki minat dan niat melakukan investasi. Anda bisa menyisihkan uang penghasilan setiap bulannya untuk dana investasi.

Anda hanya perlu melakukannya dengan rutin dan teratur. Jangan samakan investasi dengan menabung karena keduanya sangat berbeda. Jika menabung hanya menyimpan uang dan uang yang disimpan memiliki nominal yang sama meski sudah bertahun-tahun lamanya.

Sementara itu, investasi justru membuat uang yang Anda simpan ini bertambah mengikuti laju inflasi setiap tahunnya. Jadi Anda akan mendapat lebih banyak hasil saat melakukan investasi.

3. Tak minat buat cari penghasilan sampingan

Punya pekerjaan utama adalah hal yang wajib dan harus dimiliki untuk membiayai kehidupan sehari-hari.

Namun, melihat perkembangan zaman yang pesat seperti sekarang ini, punya pekerjaan utama belum cukup buat menopang kebutuhan hidup yang makin banyak dan harga-harga barang yang makin mahal.

Anda harus mulai memikirkan untuk bisa mendapat pekerjaan sampingan agar keuangan stabil. Manfaatkan waktu luang Anda di akhir pekan atau masa-masa libur panjang Anda untuk melakukan kerja sampingan.

Tentu ini jangan sampai mengganggu pekerjaan utama dan liburan Anda. Jika Anda butuh referensi, Anda bisa mencoba melakukan bisnis online seperti toko online, jual pulsa, atau bisa juga dengan memanfaatkan tenaga Anda menjadi ojek online.

Baca Juga: Cara aman berutang lewat internet

4. Membayaroorang lain untuk melakukan pekerjaan Anda

Sebagai seorang pegawai yang bekerja dari pagi hingga sore tentu sangat melelahkan. Setelah bekerja, Anda masih harus menyelesaikan pekerjaan rumah seperti menyetrika, menyapu, dan membersihkan yang lainnya.

Belum lagi jika Anda harus memasak untuk makan malam. Tentu saja hal ini akan menambah lelah Anda setelah seharian bekerja.

Jika sudah seperti itu, Anda bisa sesekali membeli makanan di luar dan juga ke laundry. Tapi jangan terlalu sering karena akan membuat Anda malas dan tentunya mengganggu keuangan.

Jangan justru membeli makanan di luar setiap hari dan menggaji asisten rumah tangga saat Anda tidak memiliki penghasilan yang cukup. Jika Anda memiliki banyak waktu luang, sebaiknya lakukan itu semua sendiri.

5. Malas mengatur atau membuat daftar keuangan

Biasakan diri untuk selalu memantau dan mengkoordinasi atau membuat daftar keuangan Anda. Jika Anda malas melakukannya, jangan harap keuangan Anda akan selamat.

Anda justru akan merasa uang yang Anda kumpulkan berkurang tanpa Anda sadari karena Anda tidak mengerti ke mana saja uang Anda mengalir.

Jadi sebaiknya, Anda menulis atau membuat sebuah daftar pengeluaran, memantau ke mana perginya uang Anda, selalu memantau uang yang diinvestasikan, dan memperhatikan tagihan setiap bulannya yang harus dikeluarkan.

Baca Juga: Berpendapatan di atas US$ 1 miliar, 11 perusahaan Indonesia masuk daftar elit Forbes

Malas mengkoordinasi keuangan nantinya akan berdampak pada terlambatnya membayar tagihan, lebih banyaknya pengeluaran dibanding dengan pemasukan, dan banyak kebutuhan penting yang tidak terpenuhi.

Jadikan keuangan sehat dengan giat Melakukan langkah yang tepat

Dengan menghilangkan semua kebiasaan malas di atas tentu saja keuangan Anda akan menjadi lebih baik dan mengalami peningkatan setiap tahunnya. Jadi tidak perlu menunggu terlalu lama untuk bisa memulai sebuah kesuksesan.

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com.


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kebiasaan Malas Ini Bikin Keuangan Berantakan...",

 


Dukungan dari Anda akan menambah semangat kami dalam menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat seperti ini.

Jika berkenan, silakan manfaatkan fasilitas donasi berikut ini.
gopay
Editor: