Harga Jual Turun Rp 9.000, Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp 17.000 Hari Ini

Jumat, 16 September 2022 | 11:46 WIB   Reporter: Wahyu Tri Rahmawati
Harga Jual Turun Rp 9.000, Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp 17.000 Hari Ini

ILUSTRASI. Harga emas Antam turun Rp 9.000 dan harga buyback emas Antam turun Rp 17.000 pada hari ini.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penurunan harga emas global dalam beberapa hari terakhir menyebabkan harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turut tertekan. Bahkan, harga buyback emas Antam tak lagi di atas Rp 800.000 per gram.

Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 933.000. Harga emas Antam ini turun Rp 9.000 jika dibandingkan dengan harga yang dicetak pada Kamis (15/9) berada di level Rp 942.000 per gram.

Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 797.000 per gram. Harga tersebut turun Rp 17.000 dari harga buyback pada Kamis (15/9) yang ada di Rp 814.000 per gram.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini (Jumat, 16 September 2022) Antam dan UBS di Pegadaian

Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per Jumat (16/9) dan belum termasuk pajak:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 516.500
  • Harga emas 1 gram: Rp 933.000
  • Harga emas 5 gram: Rp 4.440.000
  • Harga emas 10 gram: Rp 8.825.000
  • Harga emas 25 gram: Rp 21.937.000
  • Harga emas 50 gram: Rp 43.795.000
  • Harga emas 100 gram: Rp 87.512.000
  • Harga emas 250 gram: Rp 218.515.000
  • Harga emas 500 gram: Rp 436.820.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp 873.600.000

Keterangan:

Logam Mulia Antam menjual emas dan perak batangan dalam beberapa ukuran berat (misalnya 1 gram, 2 gram, dan 500 gram). Biasanya harga per gram emas Antam akan berbeda tergantung berat batangnya. Perbedaan ini terjadi karena ada biaya tambahan untuk pencetakan, sehingga harga per gram emas Antam batang kecil lebih mahal dari batang yang lebih besar. Harga yang ada di sini adalah harga per gram emas batang 1 kilogram yang biasa dijadikan patokan pelaku bisnis emas

Baca Juga: Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Merosot ke Level Terendah Sejak April 2020

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati

Terbaru