Anggaran

Begini cara menabung untuk Anda yang bergaji pas-pasan

Senin, 15 Juni 2020 | 14:56 WIB   Reporter: Tri Sulistiowati
Begini cara menabung untuk Anda yang bergaji pas-pasan

ILUSTRASI. Ilustrasi. Seorang karyawan menyisihkan sebagian gaji untuk ditabung.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anda yang menerima gaji pas-pasan tetap bisa mempunyai tabungan dan berinvestasi. Ingin tahu cara dan porsi pembagiannya, simak tips dari para ahli perencana keuangan berikut ini. 

Hari gini Anda tidak punya tabungan? Duh, Anda sebaiknya mulai atur pengeluaran lagi. Tabungan dan investasi bisa jadi penyelamat ketika Anda sedang berada di masa krisis. 

Selain itu, tabungan dan investasi bisa membuat Anda untuk terhindar dari jeratan utang. Alih-alih berutang atau menggesek kartu kredit, Anda bisa memecah isi tabungan atau mencairkan saldo investasi saat membutuhkan dana untuk kebutuhan mendesak.  

Baca Juga: Bebas finansial di usia muda? Bisa banget, begini caranya

Agustina Fitria, Financial Planner OneShildt mengatakan orang bergaji UMR dan gaji bergaji pas-pasan masih bisa menabung. Kuncinya, mereka harus hidup hemat dan mempunyai niat untuk menabung.

Namun, niat saja tidak cukup Anda sebaiknya membuat tujuan saat mulai menabung dan berinvestasi. Misalnya, Anda menabung atau berinvestasi untuk dijadikan modal membeli kendaraan untuk alat transportasi ke kantor.

Sisihkan dana tabungan di awal tanggal gajian

Agar Anda berhasil mempunyai tabungan sebaiknya menabung saat tanggal gajian tiba. Anda bisa menempatkan dana tersebut di rekening terpisah.

"Bila Anda sangat sulit menabung bisa pakai sistem auto debit," kata Fitria. Jadi, sistem akan otomatis memotong gaji Anda untuk ditabungkan.

Sebelum menabung Anda wajib berhitung! Hal ini perlu dilakukan agar Anda tidak dibuat pusing karena kekurangan dana tunai untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.   

Nah, Berapa sih komposisi tabungan dan investasi yang tepat?

Fitri mengatakan idealnya Anda menyisihkan sekitar 10%-20% dari total pendapatan untuk tabungan dan investasi. Namun, bila Anda mempunyai banyak tanggungan bisa menyisihkan sekitar 5% dari gaji.

Widya Yuliarti, Financial Planner Finansialku.com menyarankan sebaiknya Anda menabung minimal 20% dari total gaji per bulan.

Anda bisa menempatkan seluruh dana tersebut ke dalam rekening tabungan. Atau Anda bisa membagi dana tersebut untuk tabungan dan modal investasi.

Untuk prosentasenya dapat Anda sesuaikan dengan tujuan keuangan yang ingin dicapai. 

Misalnya, Anda ingin mempunyai dana darurat dan travelling. Maka, Anda bisa menabung sekitar 15% untuk dana darurat dan 5% sisanya untuk investasi modal piknik.

Fitria mengatakan Anda bisa memilih produk investasi dengan modal terjangkau. Misalnya, Anda membeli reksadana di platform e-commarce.

Asal tahu saja, beberapa e-commarce menawarkan produk investasi reksadana dengan modal mulai dari Rp 10.000.

Baca Juga: Butuh uang mendesak? Tarik tunai kartu kredit Mandiri di ATM saja mudah dan praktis

Editor: Tri Sulistiowati


Terbaru