Andai Pertalite dan Premium jadi dihapus, Ini dia bensin termurah

Minggu, 12 Juli 2020 | 09:00 WIB   Reporter: Bimo Adi Kresnomurti
Andai Pertalite dan Premium jadi dihapus, Ini dia bensin termurah

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Pada awal bulan Juli lalu, pemerintah wacanakan penghapusan pertalite dan premium. Hal ini berkaitan dengan adanya peraturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Peraturan tersebut menyinggung adanya masalah oktan yang ada di dalam kandungan pertalite dan premium.

Kebijakan terbaru yang diturunkan setelah wacana tersebut yakni munculnya harga baru Pertalite di beberapa Stasiun Pendistribusian Bahan Bakar Umum (SPBU) daerah Bali d

Pada Kamis, 9 Juli 2020, Pertamina menurunkan harga pertalite khusus di 50 SPBU daerah Bali. Harga pertalite diturunkan setara dengan harga premium, turun Rp.1.200 menjadi Rp. 6.450.

Tentunya jika pertalite dan premium di hapus, masyarakat ikut resah karena produk dari Pertamina ini mudah ditemui di setiap daerah. Pertamina hanya salah satu perusahaan yang menyediakan bahan bakar kendaraan bermotor ini.

Baca Juga: Penghapusan BBM murah tunggu sinyal pemerintah

Perusahaan swasta lain ikut meramaikan bisnis SPBU di tanah air. Tentunya terdapat berbagai pilihan merek dari perusahaan swasta. 

Produsen pertama yakni, Royal Dutch Shell atau masyarakat mengenalnya dengan Shell merupakan perusahaan asli Belanda, dilansir dari laman resmi Shell Indonesia, SPBU Shell telah memiliki 114 unit yang tersebar di Pulau Sumatera dan sebagian daerah pulau Jawa.

Produsen berikutnya adalah Total Indonesia yang merupakan perusahaan asal Perancis. Dilansir dari laman resmi Total Indonesia, Total hingga kini telah memiliki SPBU sebanyak 18 unit yang tersebar di daerah DKI Jakarta dan Bandung.

Lalu ada ViVo, perusahaan yang berasal dari Belanda. Sebelum berdiri ditahun 2017, Vivo sempat dilarang mendirikan SPBU karena perbedaan nama perusahaan. Dilansir dari laman resmi facebook ViVO, jumlah SPBU telah tersebar di daerah DKI Jakarta dengan jumlah 5 unit.

Ada lagi BP-AKR. BP-AKR merupakan perusahaan yang dihasilkan atas kesepakatan Joint-venture. Kesepakatan tersebut merupakan kesepakatan dari perusahaan asal Inggris, BP merupakan British Petroleum dengan AKR yakni Aneka Kimia Raya yang berasal dari Indonesia.

Dilansir dari laman resmi AKR, kini jumlah SPBU BP-AKR telah mencapai 15 unit yang tersebar di DKI Jakarta, Tangerang, Bekasi dan Surabaya.

Empat produsen swasta tersebut memiliki beragam keunggulan masing-masing. Walaupun jenisnya beragam, harga bensin  tidak jauh beda satu dengan yang lain karena ada aturan Kepmen ESDM No. 62.K/12/MEM/2020. 

Baca Juga: Harga bensin termurah di Asia Tenggara per Juni 2020, ini peringkat Indonesia

Nah, andaikata saat ini Pertalite dan Premium jadi dihapus, bensin produksi perusahaan mana yang paling murah? Ternyata bukan besin Pertamina lagi. 

Andai kata saat ini sudah tidak ada Pertalite dan Pertamax, maka bensin termurah adalah dagangan ViVo, yakni Revvo 89 dengan harga Rp. 7.190 per Juli 2020.

Berikut daftar harga yang berhasil dirangkum Kontan dari laman resmi masing-masing perusahaan.  

Pertamina

  • Pertamax Rp9.000
  • Pertamax Turbo Rp9.850
  • Pertamina Dex Rp10.200

Shell

  • Super Rp9.125
  • V-Power Rp9.650
  • Regular Rp9.075
  • Diesel Rp. 9.850

Total

  • Performance 90 Rp9.075
  • Performance 92 Rp9.125
  • Performance 95 Rp9.650
  • Diesel Rp9.850

ViVo

  • Revvo 89 Rp7.190
  • Revvo 90 Rp9.075
  • Revvo 92 Rp9.125
  • Revvo 95 Rp9.650

BP-AKR

  • BP 90 Rp9.075
  • BP 92 Rp9.125
  • BP 95 Rp9.650
  • BP Diesel Rp9.525

* Daftar harga per 1 Juli sesuai dengan laman resmi.

Editor: Bimo Kresnomurti


Terbaru