7 Strategi Finansial Akhir 2025: Siapkan Diri Sambut 2026

Sabtu, 29 November 2025 | 12:20 WIB
7 Strategi Finansial Akhir 2025: Siapkan Diri Sambut 2026

ILUSTRASI. 7 Strategi Finansial Akhir 2025: Siapkan Diri Sambut 2026.


Sumber: Yahoo Finance  | Editor: Tiyas Septiana

KONTAN.CO.ID -  Menjelang pergantian tahun, banyak orang fokus pada liburan dan rencana belanja, padahal akhir tahun justru menjadi momen strategis untuk memperkuat kondisi finansial. 

Dengan mengevaluasi pengeluaran, memaksimalkan manfaat pajak, serta mengatur ulang prioritas, Anda dapat memulai 2026 dalam keadaan keuangan yang lebih sehat. 

Mengutip dari Yahoo Finance, sejumlah langkah keuangan sederhana dapat membantu menekan beban pajak sekaligus meningkatkan ketahanan finansial jangka panjang. 

Langkah langkah ini juga mendorong Anda untuk lebih disiplin dalam mengelola investasi, tabungan, dan utang.

Baca Juga: 7 Langkah Awal Investasi Saham Aman untuk Pemula

Memahami apa saja tindakan yang perlu dilakukan sebelum tahun berganti akan memberi Anda ruang untuk memperbaiki kekeliruan pengelolaan uang sepanjang tahun. 

Selain itu, strategi ini membantu memastikan tidak ada peluang finansial yang terlewat, mulai dari pemeriksaan anggaran hingga optimalisasi dana pensiun.

Melakukan Pemeriksaan Anggaran

Melakukan peninjauan ulang anggaran penting agar Anda memahami pola pengeluaran selama setahun. 

Jika anggaran tidak berjalan sesuai rencana, Anda dapat menentukan apakah perlu mengurangi biaya, menambah pendapatan, atau meningkatkan kontribusi tabungan. 

Pemeriksaan ini membantu memperbaiki kelemahan sekaligus memperkuat perencanaan keuangan untuk tahun berikutnya.

Memperkuat Dana Darurat

Dana darurat menjadi pelindung utama saat terjadi situasi tak terduga. Besarnya ideal berada pada kisaran 3-6 bulan biaya hidup. 

Jika penghasilan tidak stabil, jumlahnya bisa lebih besar. Menjelang akhir tahun, Anda dapat menilai kembali apakah dana cadangan sudah mencukupi dan menentukan rencana penambahannya.

Mengevaluasi dan Menghapus Langganan yang Tidak Digunakan

Langganan digital sering menjadi sumber pengeluaran yang tidak disadari. Mengecek laporan bank atau kartu kredit akan membantu Anda menemukan biaya berulang yang jarang dipakai. M

enghapus langganan yang tidak diperlukan dapat menghemat biaya tahunan yang cukup signifikan.

Meninjau Kembali Portofolio Investasi Kena Pajak

Akun investasi kena pajak memerlukan evaluasi rutin, termasuk proses rebalancing agar portofolio tetap sesuai tujuan. 

Anda juga dapat melakukan tax loss harvesting dengan menjual aset yang merugi untuk mengurangi beban pajak atas capital gain. Rutinitas ini membantu menjaga kesehatan portofolio jangka panjang.

Tonton: Soal Bandara IMIP, Bahlil: ESDM Hanya Berwenang pada Pertambangan

Mengurangi Utang Berbunga Tinggi

Utang berbunga tinggi menjadi beban besar dalam keuangan pribadi. Menjelang akhir tahun, meningkatkan sedikit jumlah pembayaran minimum dapat mempercepat pelunasan dan menekan biaya bunga. 

Strategi kecil tetapi konsisten ini membantu memperbaiki kondisi keuangan Anda di tahun berikutnya.

Mempertimbangkan Refinancing

Jika Anda memiliki pinjaman besar seperti kredit mobil atau hipotek, meninjau tingkat bunga terbaru dapat membuka peluang refinancing. 

Dengan suku bunga yang sedang menurun, peluang untuk mendapatkan cicilan lebih rendah cukup besar.

 Namun, tetap pertimbangkan biaya administrasi dan syarat kredit sebelum memutuskan untuk mengajukan refinancing.

Selanjutnya: Mudah! Cara Transfer ke SeaBank dari Bank Lain beserta Kodenya

Menarik Dibaca: 6 Film Tentang Persahabatan Manusia dan Anjing Menggemaskan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru