OCBC NISP Financial Fitness Index 2022: Hanya 26% Generasi Muda Punya Dana Darurat

Senin, 15 Agustus 2022 | 16:33 WIB   Reporter: Ferrika Sari
OCBC NISP Financial Fitness Index 2022: Hanya 26% Generasi Muda Punya Dana Darurat

Peluncuran OCBC NISP Financial Fitness Index 2022.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank OCBC NISP meluncurkan OCBC NISP Financial Fitness Index 2022, sebuah riset tahunan hasil kolaborasi dengan NielsenIQ yang menggambarkan kondisi kesehatan finansial generasi muda Indonesia dengan melihat perilaku mereka dalam mengelola finansial. 

OCBC NISP Financial Fitness Index 2022 merupakan riset tahun ke-2 setelah riset sebelumnya dirilis pada Agustus 2021. Berdasarkan riset tersebut, sebanyak 42% generasi muda Indonesia merasa percaya diri bahwa perencanaan finansial mereka saat ini akan memberikan kesuksesan finansial di masa depan. 

Sayangnya, terdapat perbedaan antara apa yang mereka pikirkan dengan apa yang sebenarnya dilakukan. Hal tersebut dibuktikan dengan 80% dari mereka tidak melakukan pencatatan anggaran, dan hanya 26% yang memiliki dana darurat. 

Bahkan hanya 9% dari generasi muda yang telah memiliki produk investasi seperti reksadana, saham, dan tabungan berjangka. Dan hanya 17% yang sudah memiliki pendapatan pasif, 8% yang menggunakan uang sesuai anggaran dan hanya 22% yang memahami produk investasi yang mereka miliki. 

Baca Juga: Simpanan Nasabah Super Kaya Makin Jumbo

Retail Proposition Division Head Bank OCBC NISP Chinni Yanti Tjhin mengatakan, masih sedikit generasi muda yang menabung dan berinvestasi secara terstruktur.

"Hal ini merupakan kondisi yang mengkhawatirkan karena memiliki kesadaran saja tidak cukup untuk mencapai aspirasi keuangan," kata Chinni di Jakarta, Senin (15/8). 

Padahal saat usia produktif, tiap orang harus memikirkan bagaimana uang mereka bisa bekerja. Salah satunya dengan mulai mengubah cara menabung dan berinvestasi sehingga dapat mewujudkan impian untuk 5-10 tahun ke depan, seperti membeli rumah dan memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak.

Secara keseluruhan, Financial Fitness Index 2022 menunjukkan bahwa skor Financial Fitness Indonesia naik menjadi 40.06 di tahun 2022, dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu 37.72.

Meskipun demikian, sebanyak 76% masyarakat Indonesia memiliki kebiasaan keuangan yang perlu dibenahi, seperti mengeluarkan uang demi mengikuti gaya hidup teman.

Director Consumer Insights di NielsenIQ Indonesia Inggit Primadevi menyatakan, anak muda yang memiliki produk investasi seperti reksadana, saham, cryptocurrency, bertambah menjadi 9% pada tahun ini.

"Namun sayangnya secara umum, 78% menyatakan mereka tidak sepenuhnya memahami resiko dan manfaat dari produk investasi," terangnya. 

Mereka cenderung berinvestasi berdasarkan tren dan menganggap investasi sebagai cara cepat untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Padahal konsep menambung dan investasi tidak hanya sekedar menyimpan uang, tapi mendapatkan imbal hasil yang optimal melalui pemilihan produk sesuai pengetahuan, profil risiko dan jangka waktu investasi. 

Selain itu, mereka juga perlu mempertimbangkan keabsahan lembaga keuangan yang harus diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Oleh karena itu, perusahaan ingin mengajak seluruh masyarakat khususnya generasi muda untuk #BangkitSehatFinansial dengan menerapkan cara menabung dengan tepat. 

Baca Juga: Berikan Kemudahan Transaksi UMKM, Bank DKI Terapkan Digitalisasi Pasar Kebayoran Lama

Sehingga, tidak hanya sekadar mengejar jumlah keuntungan secara instan. Namun mulai menerapkan transformasi cara menabung dengan mendiversifikasikan uang mereka ke beberapa instrumen keuangan, seperti membagi tabungan dengan deposito, tabungan berjangka, dan reksadana harian. 

Sebagai salah satu solusi dari permasalahan finansial yang dihadapi masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda, NYALA OCBC NISP telah mempersiapkan solusi Check, Choose dan Cuan untuk mendukung mereka mengambil langkah konkret meraih kondisi yang #FinanciallyFit.

Caranya adalah dengan Check Kesehatan finansial di ruangmenyala.com, Choose kelas-kelas edukasi serta produk perbankan dan investasi terbaik yang sesuai dengan kebutuhanmu, dan mendapatkan cuan dari investasi tersebut.

"Kemudian dari benefit bebas biaya transaksi dan program menarik lainnya yang ditawarkan NYALA OCBC NISP,” ungkap Amir Widjaya, Marketing & Lifestyle Business Division Head Bank OCBC NISP.

Tak hanya itu saja, Bank OCBC NISP juga telah mempersiapkan solusi pendampingan keuangan, mulai dari NYALA Financial Fitness Coaches, Komunitas meNYALA, platform edukasi ruangmenyala.com dan Financial Fitness Gym.

Layanan NYALA OCBC NISP juga terus bertransformasi dalam memberikan benefit untuk nasabah; dengan konsep benefit bertingkat mulai dari Level Basic, Fit, Pro & Master, nasabah bisa mendapatkan benefit berdasarkan total saldo gabungan setiap bulannya. 

"Layaknya membership, semakin tinggi levelnya, nasabah bisa mendapatkan semakin banyak keuntungan setiap bulannya," kata dia. 

Tidak hanya benefit bebas bertransaksi seperti bebas biaya transfer ke bank manapun dengan metode BI FAST dan transfer online, nasabah juga dapat merasakan bebas biaya tarik tunai di ATM manapun, gratis biaya top up e-wallet & tagihan bulanan, serta gratis biaya admin setiap bulannya. 

Bahkan, nasabah juga akan mendapatkan banyak benefit untuk cek kondisi dan konsultasi keuangan dengan ahlinya. Financial Fitness Index ini akan menjadi riset tahunan OCBC NISP.

"Ini merupakan komitmen kami untuk terus berjuang bersama masyarakat meningkatkan skor Kesehatan finansial Indonesia, karena merdeka finansial adalah hak segala bangsa,” tutup Amir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi

Terbaru