Berikut Tips Manfaatkan Uang THR Sebagai Tabungan untuk Masa Depan

Sabtu, 23 April 2022 | 07:00 WIB   Reporter: Aris Nurjani
Berikut Tips Manfaatkan Uang THR Sebagai Tabungan untuk Masa Depan


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ramadan telah memasuki minggu ketiga dan tidak terasa sebentar lagi kita akan menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran. Ini artinya sebagian besar masyarakat Indonesia telah menerima Tunjangan Hari Raya (THR). 

Menurut peraturan Kementerian Ketenagakerjaan, THR wajib dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan. 

Jika tidak cermat, THR akan habis begitu saja, mengingat kebutuhan menjelang Lebaran sangatlah banyak. Mulai dari membagikan THR kepada orang tua, adik-adik, keponakan, membelikan baju baru, hingga untuk memasak berbagai macam hidangan khas Lebaran yang lezat.

Baca Juga: BI Catat Ada 21.000 Orang yang Sudah Tukarkan Uang untuk Kebutuhan Lebaran

THR memang sejatinya diberikan oleh pemberi kerja untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan pekerjanya dalam menyambut hari Lebaran. Tapi, jangan sampai THR Anda hanya lewat begitu saja. 

Tidak ada salahnya, jika kita mengelola sebagian dari uang THR yang didapatkan untuk tabungan masa depan. Berikut lima tips yang bisa dilakukan untuk memanfaatkan uang THR dengan bijak, khususnya sebagai tabungan di masa depan:

1. Niatkan tekad untuk menabung

Penting untuk dapat menyisihkan uang THR untuk ditabung. Selain akan sangat berguna untuk masa depan, menabung juga dapat mencegah berperilaku konsumtif dengan membeli barang-barang yang tidak diperlukan. 

2. Alokasikan sebagian untuk dana darurat

Sesuai dengan namanya, dana darurat berfungsi sebagai sumber dana yang dapat digunakan untuk hal-hal yang tidak terduga seperti saat terkena PHK, munculnya pandemi, kebutuhan mendadak, dan lain sebagainya. 

Dana darurat merupakan salah satu bagian dalam perencanaan keuangan yang wajib dimiliki, karena dapat mencegah memiliki hutang, menutupi biaya mendesak, bahkan dapat menjadi dana untuk masa depan.

Baca Juga: Cek Rekening, THR PNS Tahun 2022 Dibayar Mulai Hari Ini

3. Sisihkan untuk memenuhi kebutuhan asuransi

Asuransi sangat penting untuk dimiliki di saat ini. Memiliki asuransi dapat dikategorikan sebagai menabung, karena asuransi dapat berguna untuk keadaan-keadaan mendesak di luar ekspektasi dan tidak diinginkan seperti saat kecelakaan, kematian, dan lainnya. Kerugian-kerugian atas kejadian tersebut dapat diminimalisasi dengan asuransi yang sudah dimiliki.

4. Menyiapkan dana pensiun sedikit demi sedikit

Tabungan pensiun dapat menjadi jaminan di hari tua saat usia sudah tidak produktif lagi. Hal tersebut dilakukan agar di masa tua, masih dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Menggunakan uang THR untuk dialokasikan ke dana pensiun merupakan suatu hal yang bijak.

Baca Juga: Jangan Boros, Ini Cara Tepat Mengelola THR dari Dosen UM Surabaya

5. Perluas portfolio Investasi

Dengan mengalokasikan THR untuk berinvestasi, dapat memiliki masa depan yang aman dan tenang. Saat ini sudah banyak instrumen investasi yang memudahkan untuk mulai berinvestasi. 

Dari mulai emas, saham, reksadana sampai kripto. Belakangan kripto menjadi salah satu instrumen investasi yang menjanjikan dan menjadi salah satu dari lima instrumen investasi terpopuler bersama dengan emas. Berada dalam situasi pandemi seperti sekarang ini, berinvestasi menggunakan THR merupakan langkah yang bijak untuk dilakukan.

Head of Growth Zipmex Indonesia, Siska Lestari mengatakan beberapa hari menjelang hari raya banyak orang yang menghabiskan uang THR untuk membeli hal-hal yang sifatnya konsumtif. Sebaiknya uang THR digunakan untuk membayar utang, menabung, membayar zakat, dana darurat, membeli kebutuhan lain untuk hari raya, dan 10% - 20% dari uang THR dapat dialokasikan untuk berinvestasi.

Baca Juga: Agar Tidak Boros Menggunakan THR, CEO Indodax Tawarkan Investasi Kripto

"Pastikan bahwa aplikasi atau platform yang digunakan telah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo),” tutur Siska dalam keterangan resminya. 

Walau kripto dikenal dengan tingkat volatilitas yang tinggi namun saat ini kripto menjadi salah satu instrumen yang paling diminati untuk investasi jangka panjang. 

Ada banyak jenis aset kripto yang bisa dipilih untuk berinvestasi seperti Bitcoin, Ethereum, Tether, atau USD Coin. Masing-masing aset memiliki kelebihannya masing-masing. 

Baca Juga: Posko THR Kemenaker Terima 2.114 Pengaduan

Oleh karena itu, pastikan memilih jenis aset yang tepat sesuai profil risiko yang dimiliki jika ingin berinvestasi di kripto. Pilih juga platform yang sudah jelas, teregulasi, resmi, dapat dipercaya dan menawarkan keamanan untuk berinvestasi.

Salah satu hal yang perlu dilakukan saat ingin melakukan investasi baik di kripto maupun instrumen lainnya adalah dengan melakukan analisis yang baik terhadap instrumen investasi yang diinginkan. Mulai dari pasar kripto, cara kerjanya, jenis aset kripto, bahkan fitur, produk, layanan menarik yang ditawarkan oleh platform investasi kripto.

Keamanan menjadi hal yang sangat penting dalam bertransaksi kripto. Maka dari itu, pastikan bahwa aplikasi atau platform yang digunakan telah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan diawasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati

Terbaru