HOME

Setiap orang bisa jadi jutawan saat pensiun bila menginvestasikan US$ 100 seminggu

Jumat, 25 September 2020 | 19:29 WIB Sumber: MarketWatch
Setiap orang bisa jadi jutawan saat pensiun bila menginvestasikan US$ 100 seminggu

ILUSTRASI. Reksadana.

KONTAN.CO.ID -  Setiap orang mendekati masa pensiun secara berbeda, tetapi hanya ada satu cara mereka harus benar-benar mempersiapkannya yakni dengan berinvestasi, kata Kevin O'Leary, pembawa acara ABC's DIS, -0,64% serial televisi “Shark Tank.”

Beberapa orang berencana untuk pensiun selama karir mereka. Sementara yang lain menunggu untuk memikirkan tahap selanjutnya dalam hidup mereka ketika itu semakin dekat.

Tidak semua orang Amerika menabung dengan cukup untuk masa tua mereka, sebagian karena mereka tidak mampu untuk melakukannya atau karena mereka memiliki kewajiban keuangan lain yang lebih banyak saat ini, seperti pinjaman pelajar, penitipan anak, dan biaya hidup yang tinggi, yang perlu dikhawatirkan.

Namun, ada sebagian dari populasi, meskipun kecil, yang mengejar pensiun dini - dalam beberapa kasus, pada saat mereka berusia 30-an atau 40-an.

Baca Juga: Mengenal seluk-beluk dana pensiun, dari pengertian hingga fungsinya

Mereka melakukannya dengan hidup hemat dan mendedikasikan sebagian besar pendapatan mereka untuk pasar saham. Sebab bila mereka berusaha menginvestasikan US$ 100 juta dalam seminggu seja, mereka akan menjadi jutawan saat pensiun.

Gerakan ini dikenal sebagai FIRE, kependekan dari financial independence, retire early atau kemandirian finansial, pensiun dini.

Pendiri O’Leary Financial Group, O’Leary, awalnya berbicara tentang gerakan FIRE dengan Grant Sabatier, seorang yang baru pensiun dan pembawa podcast Millennial Money, di mana mereka juga membahas keterampilan yang diperlukan untuk mencapai prestasi seperti itu.

Pembawa acara “Shark Tank”, yang dikenal sebagai Mr. Wonderful di acara itu, berbicara dengan MarketWatch tentang betapa layaknya menabung untuk masa pensiun bagi kebanyakan orang Amerika.

Bagaimana mereka bisa menjadi jutawan pada saat mereka pensiun dan mengapa orang Amerika perlu mengambil konsep keuangan kemerdekaan dengan sangat serius.

Baca Juga: Usia hampir se-abad, eks perdana menteri Mahathir tak ingin pensiun, ini rencananya

Simak wawancaranya.

MarketWatch: Apa pendapat pertama Anda tentang gerakan FIRE dan menurut Anda seberapa layak gerakan itu bagi kebanyakan orang Amerika?

Kevin O’Leary: Ini adalah platform motivasi yang sangat kuat. Saya suka ide itu. Ide lama untuk pensiun pada usia 65 atau bahkan 60, atau 62 - target itu bahkan tidak masuk akal lagi. Perekonomian telah berubah begitu banyak dan banyak orang tidak segera menabung.

Editor: Noverius Laoli


Terbaru