Selisih Harga Emas Antam dan Buyback Menyempit, Potensi Rugi Sebulan 10%

Rabu, 12 Januari 2022 | 10:27 WIB   Reporter: Hasbi Maulana
Selisih Harga Emas Antam dan Buyback Menyempit, Potensi Rugi Sebulan 10%

ILUSTRASI. Selisih Harga Emas Antam dan Buyback Menyempit, Potensi Rugi Sebulan 10%. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/aww.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rabu (12/1) harga emas Antam di Butik Emas, Logam Mulia, PT Aneka Tambang (Antam) naik Rp 6.000 per gram, dari sebelumnya Rp 934.000 per gram menjadi Rp 940.000 per gram.

Di lain sisi, harga buyback oleh Logam Mulia naik Rp 7.000 per gram, dari sebelumnya Rp 830.000 per gram menjadi Rp 837.000 per gram.

Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp 103.000 per gram.

Baca Juga: Cek Harga Emas Antam dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Rabu, 12 Januari 2022

Selama ini Antam menetapkan dua macam harga emas batangan produksinya: harga emas dan harga beli kembali (buyback).

Harga emas yang tercantum di atas adalah harga yang berlaku ketika kita membeli emas dari gerai Logam Mulia. Adapun harga buyback adalah harga yang berlaku ketika kita menjual emas kepada gerai Logam Mulia.

Jadi, jika pagi ini membeli emas dari Antam maka Anda harus membayar Rp 940.000 per gram. Kalau karena suatu sebab tiba-tiba Anda butuh uang sangat mendesak sehingga terpaksa menjual kembali emas tersebut pada siang atau sore hari, jangan kaget emas Anda cuma dihargai Rp 837.000 per gram oleh Logam Mulia.

Siapa saja perlu mencermati dua macam harga emas tersebut kalau benar-benar serius hendak menjadi investor emas batangan. Tanpa memperhitungkan perbedaan dua harga tersebut, bisa-bisa seorang investor emas salah menghitung potensi untung dan rugi.

Dengan selisih harga jual dan harga beli (spread) setebal itu, emas hanya cocok untuk investasi dalam jangka panjang. Secara jangka panjang kita berharap harga emas naik jauh lebih tinggi sehingga mampu menutup selisih harga jual dan harga buyback, sekaligus memberikan laba.

Sekadar ilustrasi, berikut ini kalkulasi potensi untung/rugi andaikata para investor emas lantakan pada beberapa kurun waktu.

  • Membeli emas pada 05 Januari 2022 (Rp 940.000 per gram) = -10,96% (rugi)
  • Membeli emas pada 12 Desember 2021 (Rp 930.000 per gram) = -10,00% (rugi)
  • Membeli emas pada 12 Oktober 2021 (Rp 912.000 per gram) = -8,22% (rugi)
  • Membeli emas pada 12 Juli 2021 (Rp 950.000 per gram) = -11,89% (rugi)
  • Membeli emas pada 12 April 2021 (Rp 926.000 per gram) = -9,61% (rugi)
  • Membeli emas pada 12 Januari 2021 (Rp 957.000 per gram) = -12,54% (rugi)
  • Membeli emas pada 12 Oktober 2020 (Rp 1.017.000 per gram) = -17,70% (rugi)
  • Membeli emas pada 12 Juli 2020 (Rp 937.000 per gram) = -10,67% (rugi)
  • Membeli emas pada 12 April 2020 (Rp 951.000 per gram) = -11,99% (rugi)

Kalkulasi di atas belum memperhitungkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan biaya materai Rp 6.000.

Selanjutnya: Punya Masa Depan Cerah, Simak Prospek Sektor Pertambangan Nikel ke depan

Editor: Hasbi Maulana
Terbaru