Manajemen Utang

Gelar pesta pernikahan dengan modal utang, bolehkah?

Rabu, 29 April 2020 | 12:58 WIB   Reporter: Tri Sulistiowati
Gelar pesta pernikahan dengan modal utang, bolehkah?

ILUSTRASI. Perhatikan Hal Ini Bagi yang Akan Menikah-dok.flickr- sandrieliribeiro

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menggelar pesta pernikahan megah nan cantik jadi impian sebagian pasangan pengantin. Namun, tepatkah mengajukan utang untuk mewujudkan pesta pernikahan?

Pernikahan adalah momen spesial untuk setiap pasangan. Tidak heran, banyak pasangan sengaja menggelar pesta pernikahan dengan megah untuk merayakannya. 

Sayang, ada orang yang sampai mengajukan utang untuk menggelar pesta pernikahan impiannya. 

Baca Juga: Tertarik dengan cicilan tetap kartu kredit ? Simak dulu tips berikut

Agustina Fitria, Financial Planner OneShildt mengatakan calon pengantin sebaiknya tidak menggunakan dana utang sebagai modal pesta pernikahan. 

"Utang tersebut akan jadi beban untuk pasangan saat menjalani kehidupan baru setelah menikah," kata Fitria pada KONTAN.

Bagaimana bila utang tersebut dibayar dengan uang angpau pernikahan? 

Fitria mengatakan calon pengantin sebaiknya tidak mengandalkan uang angpau pernikahan. Sebab, mereka tidak mengetahui tepatnya jumlah uang angpau yang akan didapatkan.  

Alih-alih berutang, sebaiknya calon pengantin menggelar pesta pernikahan sesuai dengan budget. Dengan begitu, pengantin baru tidak akan terbebani utang saat menjalani kehidupan barunya. 

Widya Yuliarti, Financial Planner Finansialku.com mengatakan setiap calon pengantin mempunyai cukup waktu untuk mengumpulkan modal pesta pernikahan.

Namun, sebagai langkah awal calon pengantin wajib membuat rancangan biaya pesta pernikahan. Berbekal jumlah biaya tersebut calon pengantin bisa mengukur kemampuan finansialnya.   

"Bila total biaya terlalu besar dan calon pengantin merasa tidak mampu mengumpulkannya sebaiknya mulai turunkan dan atur kembali biaya pernikahan," kata Widya. 

Selama masa mengumpulkan dana pesta pernikahan, calon pengantin bisa menyimpan dana tersebut di rekening tabungan atau menginvestasikannya di reksadana pasar uang. 

Komunikasikan dengan orang tua 

Alih-alih mengajukan utang, calon pengantin bisa mengkomunikasikan kepada kedua orang tua terkait biaya pesta pernikahan. 

Biasanya, orang tua akan memberikan bantuan dana untuk menggelar pesta pernikahan tersebut. 

Dengan begitu, calon pengantin tidak perlu menanggung cicilan utang pasca pesta pernikahan selesai. 

Fitria mengingatkan pengantin baru membutuhkan banyak biaya saat menjalani kehidupan rumah tangga. Pengantin baru harus mulai menyiapkan biaya persalinan dan lainnya. 

Baca Juga: Ingin gelar pernikahan pasca wabah virus corona usai ? Simak dulu tips berikut ini

Editor: Tri Sulistiowati


Terbaru