Cara Mudah Mulai Belajar Mengelola Keuangan dengan Benar Agar Tidak Boros

Jumat, 28 Oktober 2022 | 16:02 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Cara Mudah Mulai Belajar Mengelola Keuangan dengan Benar Agar Tidak Boros

ILUSTRASI. Cara Mudah Mulai Belajar Mengelola Keuangan dengan Benar Agar Tidak Boros. KONTAN/Muradi/01/07/2010

KONTAN.CO.ID -  Di tengah kondisi yang serba tidak pasti, khususnya kondisi ekonomi, mengelola keuangan dengan benar akan sangat membantu Anda. 

Cukup banyak masyarakat yang merasa jika gaji mereka cepat habis bahkan sebelum menginjak akhir bulan. 

Bersumber dari laman Sekolah BPK Penabur, mengelola keuangan pribadi maupun keluarga penting agar dapat meminimalisir masalah ekonomi di masa depan. 

Bagi Anda yang masih belajar bagaimana cara mengelola keuangan yang baik, berikut ini beberapa cara yang bisa Anda gunakan, dirangkum dari situs Sekolah BPK penabur.

Baca Juga: Bank BUMN Ini Buka Lowongan Kerja Terbaru 2022, Cek Posisi yang Dibuka

Mencatat seluruh aset atau harta

Setiap orang pasti memiliki aset/harta yang dicatat sebagai harga konsumtif atau produktif. 

Harta produktif yaitu harta yang memberi penghasilan rutin atau keuntungan saat dijual kembali contohnya seperti tabungan (yang tidak digunakan untuk berbelanja) atau rumah (yang disewakan).

Sedangkan harta konsumtif yakni harta yang tidak memberi penghasilan, baik pemasukan rutin atau keuntungan saat dijual. Contoh dari harta konsumtif adalah kendaraan, perlengkapan dan peralatan rumah tangga.

Mencatat semua pemasukan dan pengeluaran

Jangan lupa untuk mencatat seluruh pemasukan dan pengeluaran kamu. Contohnya seperti biaya transportasi dan membeli makanan termasuk pengeluaran. Sedangkan uang gaji atau pemberian dari orang tua masuk dalam daftar pemasukan.

Mencatat pemasukan dan pengeluaran bertujuan untuk memberi informasi tentang banyaknya uang yang sudah masuk dan dikeluarkan. 

Hal ini akan jadi pertimbangan untuk mengontrol pengeluaran yang tidak penting.

Mengetahui pengeluaran

Pada umumnya pola pengeluaran bulanan dari bulan ke bulan cenderung mirip, termasuk dari tahun ke tahun. 

Setelah mencatat semua pengeluaran, coba perhatikan apa saja pengeluaran rutin kamu dan berapa kali pengeluaran tersebut digunakan.

Hal ini dilakukan untuk memetakan pengeluaran, apakah pengeluaran itu bersifat rutin setiap bulan atau tahunan. Ini bisa kamu gunakan saat membuat perencanaan keuangan.

Baca Juga: Bingung Buat CV yang Menarik? Coba 5 Website Penyedia Template CV Online Ini

Menyusun rencana pengeluaran

Dalam membuat susunan rencana pengeluaran atau budgeting, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, di antaranya:

  • Membedakan antara keinginan dan kebutuhan
  • Pilih prioritas pengeluaran lebih dahulu
  • Cara yang baik untuk mengeluarkan uang pada setiap pos pengeluaran

Tabungan periodik

Setelah Anda mendapatkan gaji atau penghasilan, sebaiknya segera menabung. Jangan menunggu ‘sisa’ uang. Dengan begitu, setelah memperoleh pendapatan, langsung simpan jumlah uang seperti yang sudah direncanakan.

Pisahkan rekening tabungan dan jika perlu, pilih rekening untuk menabung tanpa fasilitas ATM. Hal ini untuk mencegah kita “tergoda” mengambil uang tabungan.

Susun rencana masa depan

Buat rencana kebutuhan Anda untuk jangka panjang. Buat target periode pencapaian dan berapa biaya yang dibutuhkan. Setelah itu, tentukan berapa target dana yang harus disisihkan per bulan atau per hari.

Menabung untuk masa depan

Siapkan tabungan untuk kebutuhan atau rencana khusus di masa mendatang. Hitunglah berapa jumlah dana yang harus disisihkan, sehingga saat waktunya tiba kamu sudah mencapai jumlah tabungan yang cukup.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tiyas Septiana

Terbaru