Anggaran

3 Tips meminimalkan risiko finansial karena kecelakaan mobil

Rabu, 21 Juli 2021 | 13:56 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
3 Tips meminimalkan risiko finansial karena kecelakaan mobil

ILUSTRASI. Seorang agen asuransi kendaraan memeriksa kerusakan mobil milik nasabah di Jakarta, Kamis (17/12). Berikut tips meminimalkan risiko finansial akibat kecelakaan mobil. KONTAN/Carolus Agus Waluyo.

KONTAN.CO.ID - Meski pengemudi mobil telah mematuhi rambu-rambu lalu lintas, risiko mengalami kecelakaan tetap ada. Berikut ini tips meminimalkan risiko finansial akibat kecelakaan mobil.

Kecelakaan adalah risiko yang akan memaksa Anda keluar uang dalam jumlah besar. Biaya perbaikan mobil tidak murah, baik untuk kerusakan bodi maupun mesin mobil.

Namun, ada sejumlah cara untuk mewaspadai atau meminimalkan risiko finansial akibat kecelakaan mobil. 

3 Tips meminimalkan risiko finansial akibat kecelakaan mobil

Dikutip dari keterangan resmi Lifepal, berikut tips meminimalkan risiko finansial akibat kecelakaan mobil dari perencana keuangan dan financial educator Lifepal Aulia Akbar CFP®, AEPP®: 

1. Pilih asuransi mobil yang tepat

Satu-satunya produk yang bisa melindungi Anda dari segala risiko finansial atas peristiwa kecelakaan, terserempet, atau pencurian kendaraan adalah asuransi kendaraan.

Sederhananya, beban finansial yang harus Anda tanggung akibat kecelakaan akan ditransfer ke perusahaan asuransi. 

Asuransi mobil dibedakan dalam dua jenis. Pertamatotal lost only (TLO) yang menanggung kerugian finansial akibat pencurian kendaraan bermotor atau kerusakan parah yang nilainya setara 75% dari harga mobil. 

Kedua, all risk akan menanggung segala jenis risiko yang dialami, kecuali jika ada pengecualian yang disepakati.

Bila Anda tinggal di wilayah padat kendaraan, pilihlah all risk karena risiko akan terjadinya kerusakan kecil cukup tinggi. Berikut link ilustrasi asuransi mobil yang bisa Anda pilih. 

Baca Juga: MTF targetkan pembiayaan hingga Rp 30 miliar dalam gelaran MTF Fair

2. Siapkan dana darurat untuk mobil Anda

Dana darurat untuk mobil juga diperlukan untuk menanggulangi pengeluaran-pengeluaran tak terduga terkait kepemilikan mobil. Misalnya, pergantian suku cadang penting seperti ban mobil dan aki.

Selain itu, dana darurat juga sangat berguna jika Anda melakukan klaim asuransi mobil. Sebab, asuransi mobil Anda tidak akan menanggung 100% biaya perbaikan yang terjadi karena risiko. 

Ada biaya bernama own risk (OR) sekitar Rp 300.000 yang harus dibayarkan pemilik mobil saat melakukan klaim per kejadian. 

Tujuan diberlakukannya deductible atau OR adalah agar pemilik asuransi mobil tetap berhati-hati mengendarai mobil.  

3. Lindungi diri dan keluarga Anda

Selain memiliki asuransi yang melindungi mobil, lindungilah diri Anda dengan asuransi kecelakaan diri. Beberapa asuransi mobil all risk umumnya memiliki manfaat berupa perlindungan kecelakaan diri. 

Namun, besaran santunan akan kecelakaan diri yang diberikan asuransi mobil mungkin dinilai kurang cukup, maka tidak ada salahnya untuk menambah proteksi berupa asuransi kecelakaan diri.

Selanjutnya: Harga mobil bekas Mitsubishi Mirage sudah bersahabat, varian ini mulai Rp 60 jutaan

Editor: Virdita Ratriani
Terbaru